Mengapa Anak Perlu Belajar Menulis Halus? Ini Jawaban dari Psikolog..!

Mengapa Anak Perlu Belajar Menulis Halus? Ini Jawaban dari Psikolog..!

Manfaat Belajar Menulis Halus Pada Anak
Manfaat Belajar Menulis Halus Pada Anak
Love Ibu & Balita | Manfaat Belajar Menulis Halus Pada Anak - Menulis bagi orang dewasa mungkin hal sederhana dan gampang. Tapi faktanya, menulis adalah hal yang sangat kompleks. Coba tanyakan buah hati Anda yang baru belajar menulis.
Dia harus membagi konsentrasinya mulai dari bagaimana ia memegang pensil atau pulpen, menyusun huruf demi huruf hingga membentuk sebuah kata dan kalimat, lalu mengeluarkan apa yang ada di otak, hingga bisa dimengerti.

Saat menulis dibutuhkan kemampuan motorik mumpuni sekaligus berpikir kritis, tak heran kalau belajar menulis membutuhkan waktu bertahun-tahun. Bagi anak, belajar menulis menjadi hal yang sangat penting karena dapat mengasah banyak sekali aspek bagi pertumbuhannya.

Mulai dari memegang pensil supaya pas di jarinya, lalu menggerakan pensil dengan jari kecilnya, menahan kertas atau menahan buku agar tidak bergerakkemana-mana adalah kegiatan yang melatih motorik halus pada anak. Begitu juga ketika anak sedang menulis tulisan sambung, motorik halusnya dirangsang secara maksimal.

Semakin sering motorik halusnya terus dilatih, anak tidak hanya memiliki tulisan yang lebih bagus dan rapi, tapi juga bisa membantu mengembangkan kreativitasnya lebih maksimal lagi. Ketika menulis, aspek kognitif anak juga sangat dibutuhkan karena mereka juga mengingat bagaimana bentuk huruf dan bunyinya. Kemampuan tersebut sangat penting untuk belajar membaca.

"Menulis membantu meningkatkan kemampuan membaca dan sebaliknya. Aktivitas menulis secara keseluruhan membantu membangun koneksi antara tubuh dan pikiran, serta membantu meningkatkan memori," kata William R. Klemm Ph.D, seorang psikolog.

Lalu, mengapa anak dianjurkan untuk belajar menulis halus? Menurut Klemm, saat menulis halus terjadi perkembangan otak dalam hal spesialisasi fungsional yang terintegrasi baik oleh sensasi motorik, gerakan kontrol, sekaligus berpikir. Anak akan belajar bagaimana mengontrol tegak miring huruf, membuat huruf yang saling menyambung.

Semuanya itu membuat sel-sel otak anak menjadi lebih aktif dan berguna untuk merangsang perkembangannya. Dengan ini Anak juga belajar untuk berkonsentrasi penuh saat belajar menulis halus. Jadi, belajar menulis halus itu memiliki dampak yang sangat luar biasa bagi otak dan bukan hanya sekedar untuk memperbaiki tulisan tangan saja tentunya. [dream]

Share this:

Disqus Comments